Christina Pasaribu
1 day agoSub Bidang Kontraktor: Klasifikasi dan Syaratnya
Pahami sub bidang kontraktor, klasifikasi SBU konstruksi, syarat usaha, dan regulasi terbaru untuk proyek konstruksi di Indonesia.
Gambar Ilustrasi Sub Bidang Kontraktor: Klasifikasi dan Syaratnya
Sub bidang kontraktor menjadi salah satu aspek penting dalam industri jasa konstruksi di Indonesia. Banyak badan usaha konstruksi gagal mengikuti tender atau mengalami kendala administrasi karena memilih sub bidang yang tidak sesuai dengan ruang lingkup pekerjaannya. Padahal, penentuan sub bidang kontraktor berkaitan langsung dengan Sertifikat Badan Usaha (SBU), kompetensi tenaga kerja, hingga legalitas proyek.
Dalam sistem jasa konstruksi nasional, setiap perusahaan kontraktor wajib memiliki klasifikasi dan sub klasifikasi usaha yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang dijalankan. Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan berbagai regulasi turunan dari Kementerian PUPR serta LPJK.
Artikel ini membahas secara lengkap pengertian sub bidang kontraktor, jenis-jenis klasifikasi usaha konstruksi, dasar hukum, proses penentuan SBU, hingga tips memilih sub bidang yang tepat agar usaha konstruksi dapat berkembang dan memenuhi persyaratan pengadaan proyek pemerintah maupun swasta.
Baca Juga: Cara Mengurus SBU Online: Panduan Lengkap Terbaru
Pengertian Sub Bidang Kontraktor
Sub bidang kontraktor adalah pengelompokan jenis pekerjaan konstruksi yang menjadi ruang lingkup kemampuan dan layanan sebuah badan usaha jasa konstruksi. Dalam praktiknya, sub bidang ini tercantum dalam Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang diterbitkan melalui sistem perizinan jasa konstruksi.
Sub bidang digunakan untuk menentukan apakah suatu perusahaan berhak mengerjakan proyek tertentu. Misalnya, perusahaan dengan sub bidang bangunan gedung tidak otomatis dapat mengerjakan proyek jalan raya atau instalasi mekanikal.
Klasifikasi tersebut membantu pemerintah, pemilik proyek, dan pengguna jasa memastikan bahwa kontraktor memiliki kompetensi, pengalaman, tenaga ahli, dan sumber daya yang relevan dengan pekerjaan yang dilaksanakan.
Informasi mengenai klasifikasi usaha jasa konstruksi juga berkaitan erat dengan SBU jasa konstruksi dan sistem kompetensi tenaga kerja pada SKK Konstruksi.
Baca Juga: SBU 002: Pengertian, Ruang Lingkup, dan Persyaratan
Dasar Hukum Sub Bidang Kontraktor
Pengaturan mengenai sub bidang kontraktor di Indonesia mengacu pada berbagai regulasi nasional yang mengatur jasa konstruksi dan sertifikasi badan usaha.
- Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
- Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas PP Nomor 22 Tahun 2020
- Peraturan Menteri PUPR terkait standar sertifikasi badan usaha
- Ketentuan LPJK mengenai klasifikasi dan sub klasifikasi usaha jasa konstruksi
Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa badan usaha wajib memiliki perizinan dan sertifikasi sesuai lingkup pekerjaan. Hal ini bertujuan meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi, keselamatan proyek, dan akuntabilitas penyedia jasa.
Selain itu, penerapan klasifikasi usaha juga mendukung proses pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui sistem tender nasional. Anda dapat memahami kategori pekerjaan konstruksi lebih lanjut pada halaman pekerjaan konstruksi.
Baca Juga: Syarat Pembuatan SKT Konstruksi dan Dokumen Wajib
Klasifikasi Utama Jasa Konstruksi
Secara umum, usaha jasa konstruksi dibagi menjadi beberapa klasifikasi utama. Setiap klasifikasi memiliki sub bidang tersendiri berdasarkan spesialisasi pekerjaan.
Bangunan Gedung
Klasifikasi ini mencakup pekerjaan pembangunan gedung hunian, perkantoran, rumah sakit, sekolah, hotel, pusat perbelanjaan, dan bangunan komersial lainnya.
Contoh sub bidang:
- Konstruksi gedung hunian
- Konstruksi gedung perkantoran
- Konstruksi gedung industri
- Konstruksi gedung kesehatan
Bangunan Sipil
Bangunan sipil mencakup infrastruktur publik dan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan, dan irigasi.
- Konstruksi jalan raya
- Konstruksi jembatan
- Konstruksi jaringan irigasi
- Konstruksi bandar udara
Instalasi Mekanikal dan Elektrikal
Sub bidang ini berkaitan dengan pemasangan sistem teknis bangunan dan industri.
- Instalasi listrik
- Instalasi HVAC
- Instalasi pipa
- Sistem proteksi kebakaran
Pekerjaan Khusus
Pekerjaan khusus meliputi aktivitas konstruksi spesialis yang memerlukan teknologi atau metode tertentu.
- Pondasi khusus
- Pengeboran
- Pembongkaran bangunan
- Pekerjaan bawah air
Baca Juga: Jasa Konstruksi di Indonesia: Regulasi dan Peluang
Perbedaan Klasifikasi dan Sub Bidang Kontraktor
Banyak pelaku usaha konstruksi masih menyamakan klasifikasi dengan sub bidang. Padahal keduanya memiliki fungsi berbeda.
| Aspek | Klasifikasi | Sub Bidang |
|---|---|---|
| Pengertian | Kelompok utama usaha konstruksi | Rincian spesifik jenis pekerjaan |
| Ruang Lingkup | Umum | Lebih detail dan teknis |
| Contoh | Bangunan Gedung | Konstruksi Gedung Pendidikan |
| Fungsi | Identifikasi sektor usaha | Penentuan kompetensi proyek |
Pemahaman ini penting karena kesalahan memilih sub bidang dapat menyebabkan penolakan dalam proses tender atau sertifikasi.
Baca Juga: LPJK Artinya Apa? Pengertian, Fungsi, dan Perannya
Hubungan Sub Bidang dengan SBU Konstruksi
Sertifikat Badan Usaha (SBU) merupakan dokumen resmi yang menunjukkan legalitas dan kemampuan badan usaha jasa konstruksi. Di dalam SBU tercantum klasifikasi, sub klasifikasi, dan kualifikasi usaha.
Tanpa sub bidang yang sesuai, perusahaan tidak dapat memperoleh SBU yang relevan. Oleh karena itu, proses penentuan sub bidang harus mempertimbangkan:
- Jenis pekerjaan utama perusahaan
- Pengalaman proyek
- Ketersediaan tenaga ahli bersertifikat
- Peralatan dan sumber daya
- Target pasar proyek
Informasi lengkap mengenai proses sertifikasi badan usaha dapat dipelajari pada halaman SBU kontraktor konstruksi.
Baca Juga: LPJK Cek: Cara Mudah Verifikasi SKK Konstruksi Online
Kualifikasi Usaha dalam Sub Bidang Kontraktor
Selain klasifikasi dan sub bidang, badan usaha konstruksi juga dibedakan berdasarkan kualifikasi usaha.
| Kualifikasi | Kategori Usaha | Karakteristik |
|---|---|---|
| Kecil | Usaha skala kecil | Nilai proyek terbatas |
| Menengah | Usaha berkembang | Proyek dengan kompleksitas sedang |
| Besar | Perusahaan besar | Menangani proyek strategis nasional |
Kualifikasi ini menentukan batas kemampuan perusahaan dalam mengikuti tender proyek pemerintah maupun swasta.
Baca Juga: Cara Mengecek SKA Secara Online dan Valid
Peran SKK Konstruksi dalam Penentuan Sub Bidang
Setiap sub bidang kontraktor memerlukan dukungan tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi sesuai bidang pekerjaan. Kompetensi tersebut dibuktikan melalui SKK Konstruksi atau Sertifikat Kompetensi Kerja.
Misalnya, perusahaan yang mengambil sub bidang konstruksi jalan wajib memiliki tenaga ahli jalan dengan sertifikat kompetensi yang relevan.
Ketentuan ini bertujuan memastikan bahwa pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh tenaga profesional yang memahami standar teknis, keselamatan kerja, dan manajemen proyek.
Anda dapat memahami lebih lanjut mengenai jabatan kerja konstruksi pada halaman jabatan kerja konstruksi dan kompetensi.
Baca Juga: Cara Cek Kualifikasi Jasa Konstruksi dengan Mudah
Cara Memilih Sub Bidang Kontraktor yang Tepat
Pemilihan sub bidang kontraktor tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Banyak perusahaan memilih terlalu banyak sub bidang tanpa mempertimbangkan kemampuan nyata, sehingga justru menyulitkan proses sertifikasi dan pemenuhan tenaga ahli.
Analisis Jenis Pekerjaan Utama
Tentukan jenis pekerjaan yang paling sering dikerjakan perusahaan. Fokus pada pengalaman proyek yang sudah dimiliki agar proses verifikasi lebih mudah.
Perhatikan Ketersediaan Tenaga Ahli
Setiap sub bidang memiliki persyaratan tenaga ahli dan tenaga terampil tertentu. Pastikan perusahaan memiliki personel yang memenuhi ketentuan SKK konstruksi.
Sesuaikan dengan Target Tender
Jika perusahaan ingin mengikuti tender pemerintah tertentu, periksa terlebih dahulu persyaratan klasifikasi dan sub bidang yang diminta dalam dokumen pengadaan.
Hindari Pengambilan Sub Bidang Berlebihan
Memiliki terlalu banyak sub bidang dapat meningkatkan beban administrasi, kewajiban tenaga ahli, dan biaya sertifikasi.
Baca Juga: Bidang dan Sub Bidang Konstruksi: Panduan Lengkap
Tantangan Umum dalam Pengurusan Sub Bidang Kontraktor
Banyak badan usaha menghadapi berbagai kendala ketika mengurus klasifikasi dan sub bidang jasa konstruksi.
- Kurangnya pemahaman terhadap kode klasifikasi terbaru
- Keterbatasan tenaga ahli bersertifikat
- Dokumen pengalaman proyek tidak lengkap
- Perubahan regulasi LPJK dan PUPR
- Ketidaksesuaian antara KBLI dan sub bidang SBU
Karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi administratif secara berkala dan mengikuti perkembangan regulasi jasa konstruksi nasional.
Baca Juga: PT Jasa Konstruksi: Pengertian, Syarat, dan Legalitas
Dampak Kesalahan Pemilihan Sub Bidang
Kesalahan memilih sub bidang kontraktor dapat menimbulkan berbagai risiko operasional dan hukum.
- Gagal lolos evaluasi tender
- SBU tidak dapat diterbitkan atau diperpanjang
- Kendala audit proyek
- Masalah legalitas pekerjaan konstruksi
- Penurunan kredibilitas perusahaan
Dalam proyek pemerintah, ketidaksesuaian klasifikasi dapat menyebabkan diskualifikasi penyedia jasa meskipun nilai penawaran kompetitif.
Baca Juga: Jenis SBU Jasa Konstruksi dan Klasifikasinya
Perkembangan Digitalisasi Sertifikasi Konstruksi
Sektor jasa konstruksi Indonesia mulai menerapkan digitalisasi dalam proses sertifikasi dan verifikasi badan usaha. Sistem OSS berbasis risiko, integrasi data LPJK, dan sertifikasi elektronik mempercepat proses administrasi usaha konstruksi.
Digitalisasi ini juga memudahkan pengguna jasa melakukan verifikasi legalitas perusahaan secara daring. Informasi terkait pengecekan sertifikat dapat dipelajari pada halaman cek dan verifikasi SKK konstruksi.
Bagi perusahaan kontraktor, transformasi digital menuntut kesiapan administrasi yang lebih tertib, termasuk pengelolaan dokumen proyek, data tenaga ahli, dan kepatuhan terhadap standar konstruksi nasional.
Baca Juga: SKA K3: Syarat, Fungsi, dan Cara Mengurusnya
Strategi Mengembangkan Usaha Berdasarkan Sub Bidang
Sub bidang kontraktor dapat menjadi dasar strategi pengembangan bisnis konstruksi jangka panjang.
Perusahaan yang fokus pada satu bidang spesifik biasanya lebih mudah membangun reputasi dan pengalaman teknis. Sebaliknya, perusahaan yang ingin melakukan diversifikasi perlu memperkuat kapasitas SDM dan manajemen proyek.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan:
- Mengembangkan tenaga ahli sesuai bidang prioritas
- Mengikuti pelatihan dan diklat konstruksi
- Membangun portofolio proyek spesifik
- Memperbarui sertifikasi secara berkala
- Memahami regulasi pengadaan terbaru
Pelatihan tenaga kerja konstruksi juga menjadi faktor penting dalam peningkatan kompetensi industri jasa konstruksi nasional.
Baca Juga: Iklan Konstruksi: Strategi Efektif Menarik Proyek
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah satu perusahaan boleh memiliki beberapa sub bidang kontraktor?
Ya. Badan usaha dapat memiliki beberapa sub bidang selama memenuhi persyaratan tenaga ahli, pengalaman kerja, dan dokumen administrasi untuk masing-masing bidang.
Apakah sub bidang kontraktor harus sesuai KBLI?
Pada umumnya, klasifikasi usaha konstruksi perlu selaras dengan KBLI perusahaan agar proses perizinan dan sertifikasi berjalan lancar.
Siapa yang menerbitkan SBU konstruksi?
SBU diterbitkan melalui lembaga sertifikasi badan usaha yang terakreditasi sesuai ketentuan LPJK dan Kementerian PUPR.
Apakah kontraktor kecil wajib memiliki SKK?
Ya. Tenaga kerja konstruksi tetap wajib memiliki kompetensi sesuai ketentuan regulasi, meskipun skala usaha tergolong kecil.
Bagaimana cara mengetahui sub bidang yang sesuai?
Perusahaan perlu menyesuaikan sub bidang dengan jenis pekerjaan utama, pengalaman proyek, dan target pasar jasa konstruksi yang ingin dimasuki.
Baca Juga: Iklan Konstruksi: Strategi Efektif Menarik Proyek
Kesimpulan
Sub bidang kontraktor merupakan fondasi penting dalam sistem jasa konstruksi Indonesia. Penentuan klasifikasi yang tepat tidak hanya memengaruhi legalitas usaha, tetapi juga menentukan peluang perusahaan dalam mengikuti tender, memperoleh sertifikasi, dan membangun reputasi profesional.
About the author
Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Pjtbu.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Christina juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.
Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Christina juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Pjtbu.com. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.
Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Pjtbu.com membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Pjtbu.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Related articles
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001;
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing